Sosiolog: Ada Kemungkinan Muncul People Power Paska Pilpres 2019

Eramuslim.com – Penetapan status tersangka pelanggaran kampanye Pemilu kepada Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif oleh penyidik Polresta Solo (08/02), memicu gelombang reaksi keras dari banyak kalangan.

Ketua MPR Zulkifli Hasan (Zulhas) menegaskan, penetapan Ustadz Slamet Maarif sebagai tersangka bisa menggerus kepercayaan masyarakat pada aparat penegak hukum.

Secara khusus Zulhas mempertanyakan klaim pemerintah yang kerap menyatakan cinta kepada ulama. “Ya, kalau orang sedikit-sedikit bicara masuk penjara, ngomong sedikit-sedikit masuk penjara, tentu kan pemerintah katanya sayang dan cinta ulama, menghargai kritik, perbedaan. Kalau ada perbedaan dikit-dikit kena UU ITE ya, keadilan akan dirasakan publik ya. Itu kan nanti kalau dirasa tidak adil ya, akan merusak kepercayaan terhadap aparat penegak hukum,” kata Zulhas seperti dikutip tribunnews (12/02).

Sosiolog yang juga rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, Musni Umar turut mengingatkan bahwa penetapan tersangka pada Slamet Maarif memunculkan implikasi sosiologis. Yakni, elektabilitas capres/cawapres petahana Joko Widodo, semakin tergerus.

“Implikasi Sosiologis dijadikannya Slamet Maarif tersangka  pelanggaran Pemilu akan semakin menggerus elektabilitas petahana,” tulis Musni Umar di akun Twitter @musniumar.



Sumber: https://www.eramuslim.com/berita/nasional/sosiolog-ada-kemungkinan-muncul-people-power-paska-pilpres-2019.htm

0 Response to "Sosiolog: Ada Kemungkinan Muncul People Power Paska Pilpres 2019"

Post a Comment

Tulislah komentar dengan menggunakan kata yang baik dan bijak.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel