Perlukah Alumni 212 Deklarasi Gerakan Nasional Pemilu Jujur?

Jum'at, 3 Jumadil Akhir 1440 H / 8 Februari 2019 18:47 wib

874 views

JAKARTA (voa-islam.com)- Nampaknya, politisi Demokrat Andi Arief merasakan Pemilu nanti akan diciderai oleh adanya ketidakjujuran. Ia pun mempunyai, sebut saja sebuah usulan (teori) agar apa yang nampaknya dirasa olehnya tidak benar-benar terjadi.

Ia misalkan saja mengingkan adanya deklarasi damai dari banyak masyarakat untuk Pemilu jujur.

Saya punya hipotesis sendiri, kalau pada  10 April 2019 alumni 212 berkumpul di Monas untuk deklarasikan gerakan nasional Pemilu jujur, maka 17 April 2019 akan ada Indonesia baru,” demikian pandangannya, di Twitter pribadi miliknya, Jumat (8/2/2019).

Diketahui bersama bahwa Reuni alumni 212 tahun lalu dihadiri jutaan masyarakat (umat) Islam. Bahkan ada hitungan lainnya, bahwa hadirnya umat ketika reuni melebihi dari yang sebelumnya. 

“Kita ingin Indonesia Baru, sudah eneg dengan gombal janji dan mulut manis.”

Alumni 212 adalah bentuk penyebutan untuk umat Islam yang ikut turun meluapkan aspirasinya atas janggalnya hukum kepada penista agama saat itu. Bukan untuk mencampuri persoalkan hukum di aksi 212, melainkan Hanya mengingatkan bahwa hukum harusnya berjalanan sebagaimana mestinya.

(Robi/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!



Sumber: http://www.voa-islam.com/read/politik-indonesia/2019/02/08/62054/perlukah-alumni-212-deklarasi-gerakan-nasional-pemilu-jujur/

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Perlukah Alumni 212 Deklarasi Gerakan Nasional Pemilu Jujur?"

Posting Komentar

Tulislah komentar dengan menggunakan kata yang baik dan bijak. Terima kasih

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel